Image of KABUT ASAP DAN KESEHATAN

Text

KABUT ASAP DAN KESEHATAN



BAB I. PENDAHULUAN

Kalimantan Barat memiliki wilayah tanah dengan komposisi tanah gambut yang cukup besar. Tanah atau lahan gambut memiliki beberapa fungsi strategis, seperti fungsi hidrologis, sebagai penambat karbon dan biodiversitas yang penting untuk kenyamanan lingkungan dan kehidupan satwa. Lahan gambut tergolong lahan marginal dengan produktivitas yang rendah dan sangat mudah mengalami kerusakan.
Sifat lain dari lahan gambut adalah kemampuannya dalam menyerap air sangat besar. Karena itu meski tanah dibagian atasnya sudah kering, dibagian bawahnya tetap lembab dan bahkan basah karena mengandung air. Ketika terbakar kobaran api pada lahan gambut bercampur dengan uap air sehingga asapnya sangat banyak. Sifat gambut yang seperti ini kurang diketahui oleh masyarakat yang membuka areal pertanian di lahan gambut.
Kebiasaan masyarakat untuk membuka lahan dengan cara membakar lahan terjadi setiap tahun tanpa adanya sanksi tegas dari pemerintah. Bahkan di daerah yang cukup jauh dari lokasi pembakaran, asap dan debu sisa pembakaran dapat sampai dan menutupi rumah atau halaman. Bau khas yang ditimbulkan dapat selama berhari-hari. Masyarakat sampai mengeluhkan mata pedas dan tidak mau keluar rumah karena hal tersebut. Anak-anak dan dewasa mengeluhkan penyakit pernafasan, dan beberapa gangguan di sektor lain dikarenakan kabut asap.
Buku ini akan membahas mengenai lahan gambut, kebakaran, gangguan pada kesehatan, gangguan pada sektor lain, saran pada permasalahan kabut asap. Buku ini diharapkan dapat memberikan informasi lebih pada masyarakat mengenai kabut asap, bahaya kabut asap, sector-sektor yang terdampak serta dapat mengubah perilaku tidak sehat yang dilakukan oleh masyarakat terkait kabut asap.
KESIMPULAN

1. Terdapat kebakaran hutan yang rutin terjadi setiap tahun di Pulau Kalimantan dan Sumatera.
2. Lahan gambut merupakan lahan dengan karakteristik tanah yang mudah terbakar, api di bawah permukaan dan sulit dipadamkan.
3. Kebakaran lahan yang terjadi pada lahan gambut adalah api dibawah permukaan sehingga bisa menetap lama dan akhirnya menimbulkan kabut asap.
4. Kabut asap yang terjadi akan merugikan banyak pihak di berbagai bidang kehidupan terutama kesehatan.
5. Penyakit yang timbul akibat kabut asap sangat banyak, mulai dari penyakit pernafasan, kulit, mata, kanker hingga gangguan ke ibu hamil dan janin.
6. Penanggulangan yang ada sampai saat ini masih berupa respon terhadap kejadian/bencana. Perlu dibuat intervensi kesehatan khusus untuk mengubah pengetahuan, persepsi dan perilaku masyakarakat dan instansi terkait untuk tidak lagi melakukan pembakaran lahan.


Availability

No copy data


Detail Information

Series Title
-
Call Number
-
Publisher IAIN Pontianak Press : pontianak.,
Collation
vi+53 page 160x240mm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
ISBN : 978-623-7167-
Classification
NONE
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility

Other version/related

No other version available


File Attachment



Information


RECORD DETAIL


Back To PreviousXML DetailCite this